Kerjasama Rusia-UMJ

Dalam rangka mengembangkan syiar Islam dan memajukan lembaga pendidikan Islam di negara Rusia, tiga pimpinan Universitas Islam Rusia yang berada di bawah Russian Mufties Council melakukan kunjungan ke beberapa Universitas Islam di Indonesia dan termasuk kunjungan resmi ke Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ).

“Kunjungan kami ke UMJ bertujuan untuk melihat dan mengetahui perkembangan lembaga pendidikan Islam di Indonesia”, kata Prof. Maksud Sadikov, Rektor The North-Caucasian Islamic Center of Education and Science saat ditemui UMJ News di sela-sela kunjungannya ke Kampus UMJ, Senin (30/11). Ia menambahkan bahwa ketiga universitas Islam di Rusia ini terhitung masih muda.“Dengan jumlah penduduk Rusia 142 juta jiwa, ternyata 23 juta atau sekitar 15-20 % nya beragama Islam.  Islam adalah agama minoritas yang terbesar. Jumlah penduduk muslim yang cukup besar tersebut tidak sebanding dengan hanya tersedianya 16 perguruan tinggi Islam di Rusia,” kata Prof. Maksud Sadikov kepada UMJ News. Karena itu, mereka ingin menjalin kerjasama pendidikan kepada beberapa perguruan tinggi Islam di Indonesia, termasuk ingin mendatangkan beberapa dosen dari Indonesia untuk mengajar di Rusia, terutama dalam bidang Ekonomi Islam dan Tasawuf. Mereka memang masih mencari format pendidikan tinggi Islam yang baik dan bisa diterapkan di Rusia.

Kunjungan para akademisi Islam asal Rusia dipimpin oleh Prof. Rafik Muhametshin, Rektor Russian Islamic University (Kazan). Juga hadir Wakil Rektor dari Moscow Islamic University, Ms. Alsu Sitdikova, dan dua staf lainnya. Rombongan ini dipandu oleh Concellor Sosial Budaya KBRI di Moscow, Aji Surya yang memfasilitasi kunjungan mereka ke Indonesia.

Pada sambutannya dihadapan sivitas akademika UMJ, Prof. Rafik Muhametshin menyampaikan apresiasi yang besar tentang kemajuan Islam di Indonesia di tengah keberagaman masyarakat saat ini. Tidak hanya itu, ia juga menilai UMJ berhasil dalam mengembangkan lembaga pendidikan umum yang moderat yang berbasis norma keislaman dan kemuhammadiyahan.

Di tempat yang sama, Rektor UMJ Dr. Hj. Masyitoh mengatakan, UMJ siap memberikan kontribusi bidang keilmuan untuk kemajuan Islam di Rusia, dan termasuk pengembangan Universitas-universitas Islam di Rusia. “Kita terbuka untuk membantu dan berbagi pengetahuan tentang keislaman antar kedua lembaga,” tandas Masyitoh.

Sebelum silaturrahim ke UMJ, tiga pimpinan Universitas Islam Rusia juga telah menandatangani kesepakatan kerjasama antar kedua lembaga atau Momerandum of Understanding (MoU) sebagai langkah awal kerjasama lima tahun ke depan. Penandatangan MoU dilaksanakan di Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pagi harinya karena pada saat yang sama UIN Jakarta juga melakukan penandatanganan MoU dengan 3 Universitas Islam di Rusia ini.

Kerjasama tersebut berisikan antara lain tentang pertukaran dosen, mahasiswa, staf, untuk belajar di masing-masing perguruan tinggi di kedua negara. Juga kerja sama yang disepakati adalah dalam bidang penelitian dan studi keislaman.

Sebelum memulai diskusi dengan para pimpinan UMJ di ruang sidang, tamu dengan didampingi pimpinan UMJ melihat situasi kampus UMJ, terutama suasana belajar mahasiswa FKK. Para tamu melihat mahasiswa FKK yang sedang belajar di kelas-kelas. Para tamu cukup terkesan dengan kemandirian UMJ dalam membangun gedung FKK secara mandiri tanpa mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah. (UMJ News)

This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s