Dua Rumus Hidup Mumin

Rasulullah SAW pernah bersabda sebagai berikut : “Hebat sekali orang beriman (mumin) itu. Semua urusannya baik.  Hanya orang mumin yang seperti itu; kalau ia mendapatkan nimat, ia bersyukur; dan kalau mendapatkan musibah, ia sabar”. (HR. Muslim).

Dari Hadis di atas, Rasulullah memberikan dua rumus hidup seorang mumin, yaitu syukur dan sabar; syukur manakala mendapatkan hal-hal yang menyenangkannya, dan bersabar ketika ada ujian yang menghimpitnya.

Kesenangan dan kesengsaraan adalah seperti dua mata uang yang tidak dipisahkan. Setiap orang pasti merasakan keduanya dalam hidupnya. Tidak ada orang yang hidupnya senang terus (pasti ada saatnya dia kesusahan sekecil apapunitu); dan sebaliknya tidak ada orang yang hidupnya melulu susah (pasti pernah dia merasakan kesenangan seberapapun sedikitnya). Kesenangan dan kesusahan adalah keniscayaan hidup yang tidak dapat dipungkiri. Persoalannya adalah bagaimana menyikapi keduanya, sehingga kita tetap stabil ketika senang, dan lebih-lebih susah. Islam mengajarkan agar kita bersyukur ketika senang, dan bersabar ketika susah.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s