Karya Monumental dari Ciputat

Pada wisuda ke-86 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu, 28 Januari 2012, diterbitkan Jurnal Wisuda edisi 28 Januari 2012/4 Rabiul Awal 1433 H yang mengangkat judul Highlight Karya Ilmiah dari Ciputat : Merajut Jejaring Akademik Global. Pada halaman sembilan, termuat berita dengan judul Karya Monumental dari Ciputat yang berisi sebelas judul buku dan abstraksi singkat isi buku. Tulisan di bawah ini adalah kutipan sepenuhnya dari berita tersebut.

1. Tafsir al-Mishbah : Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Quran (15 volume), M. Quraish Shihab (2002). Buku ini merupakan tafsir al-Quran lengkap 30 juz yang ditulis pada 2000 sampai 2004. Keindonesiaan dan kekinian memberi warna menarik, khas, dan relevan untuk memperkaya pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ayat-ayat al-Quran yang dibahas dalam buku tafsir ini. Tafsir ini bukan semata-mata hasil ijtihad Quraish Shihab.

2. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Mahmud Yunus (1962). Buku ini menguraikan sejarah pendidikan Islam di Sumatera, Jawa/Madura, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Nusa Tenggara. Juga, membahas tentang lahirnya persatuan pendidikan Islam di Indonesia. Mahmud menulis, mempelajari sejarah pendidikan Islam dapat mengetahui kemajuan dan kemunduran (umat) Islam.

3. Ilmu Jiwa Agama, Zakiyah Daradjat (1970). Buku ini membahas beberapa pokok penting di dalam ilmu jiwa agama. Bahasannya tentang pengertian, sejarah, lapangan penelitian dan metode yang digunakan untuk membahas ilmu jiwa agama, dan tentang pertumbuhan jiwa agama pada anak-anak dan perkembangannya pada remaja dan orang dewasa.

4. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya (2 jilid), Harun Nasution (1974). Buku tipis ini pada mulanya dimaksudkan untuk mengisi kekosongan literatur berbahasa Indonesia mengenai Islam dalam berbagai aspeknya. Tersusun dalam dua jilid. Jilid pertama membahas aspek-aspek sejarah, kebudayaan dan lembaga, dan aspek spiritual dan moral. Jilid kedua membahas aspek pemikiran di dalam Islam. Bahasannya mengajak kalangan umat untuk tidak memahami Islam secara sempit.

5. Politik Islam Hindia Belanda, H. Aqib Suminto (1985). Buku ini membahas tentang kebijakan pemerintahan Hindia Belanda yang berkaitan dengan masalah-masalah keislaman di Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Cakupan bahasannya meliputi tentang politik Islam di kawasan seluruh Indonesia, khususnya kebijakan yang digariskan Snouck Hurgronje, dan mengungkap peran Kantoor voor Inlandsche zaken di Indonesia.

6. Islam dan Tata Negara : Ajaran, Sejarah, dan Pemikiran, H. Munawir Sjadzali, MA (1990). Buku ini pada awalnya untuk mahasiswa Pascasarjana IAIN Jakarta. Namun, karena berbagai pertimbangan, buku ini dipublikasikan untuk khalayak pembaca luas. Buku ini menjawab pertanyaan penting berkaitan dengan hubungan antara Islam dan tata negara atau politik, dan ada tidaknya sistem politik dalam Islam.

7. Islam, Doktrin dan Peradaban : Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemodernan, Nurcholish Madjid (1992). Buku ini berasal dari kumpulan makalah Klub Kajian Agama (KKA) yang diselenggarakan Yayasan Wakaf Paramadina, sejak Oktober 1986. Makalah-makalah yang dimuat dalam buku ini bersifat topikal, dan dapat dijadikan bahan diskusi yang lebih terarah. Intinya, buku ini ingin mengajak umat untuk berusaha memahami Islam yang lebih komprehensif.

8. Sejarah Peradaban Islam (Dirasah Islamiyah II), Badri Yatim (1993). Buku ini sebenarnya salah satu dari lima bacaan bagi mahasiswa untuk mata kuliah Dirasah Islamiyah. Buku ini terdapat dua bagian besar bahasan; sejarah dunia Islam (Bab II-IX, dan XIV) dan Sejarah Islam di Indonesia (Bab X-XII dan XV). Bahasan keduanya memang terkesan terpisah. Seperti diakui penulisnya, porsi bahasan dalam buku itu didominasi sejarah Islam periode klasik dan pertengahan, dibanding dengan periode modern.

9. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII, Azyumardi Azra (1994). Inilah buku yang mengkaji secara kritis terhadap sumber-sumber pemikiran beberapa tokoh ulama Melayu-Indonesia abad ke-17 dan ke-18. Lebih khusus, buku ini mengkaji tentang bagaimana gagasan dan pemikiran para ulama itu mentransmisikan dari jaringan ulama yang ada, dan bagaimana gagasan yang ditransmisikan itu mempengaruhi perjalanan historis Islam di Nusantara.

10. Islam dan Negara : Transformasi Pemikiran dan Praktik Politik Islam di Indonesia, Bahtiar Effendy (1998). Kajian dalam buku ini terkait dengan hubungan antara Islam dan negara di Indonesia. Kajiannya menggunakan pendekatan historis dan hermeneutik atau interpretatif. Intinya jelas, bahwa komitmen intelektual dan posisi praktis para aktivis politis Muslim di Indonesia memainkan peran dominan dalam perjalanan politik Islam.

11. Psikologi Kematian : Mengubah Ketakutan Menjadi Optimisme, Komaruddin Hidayat (2005). Buku ini memang hanya 135 halaman, tapi bahasannya dapat mengubah pandangan seorang mengenai kematian. Buku ini meruntuhkan bayang-bayang kematian yang amat menakutkan menjadi sesuatu yang sangat indah. Menyelami lautan hakikat kematian membuat  hidup seseorang semakin optimis. Menyiapkan kematian, berarti menyiapkan masa depan yang lebih indah. Komaruddin menulis, “justru karena adanya kesadaran akan mati ini, banyak karya dan peradaban besar manusia tercipta”.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s