Pa Din tentang Tiga Orientasi Keberagamaan

Senin, 3 September 2012, bertepatan dengan 16 Syawal 1433, Keluarga Besar Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mengadakan acara Halal Bihalal di aula gedung Pascasarjana. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsudin, MA dan Rektor UMJ, Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag. Dalam sambutannya, rektor mengharapkan agar semangat para sivitas akademika UMJ dalam memajukan UMJ menjadi fresh, sesudah melakukan tradisi mudik atau pulang kampung berkumpul bersama keluarga tercinta. Suasana kampung, kata beliau, memang seperti mengembalikan seseorang kepada kemanusiaannya pada sikap tulus dan apa adanya, tidak seperti suasana kota yang penuh pekik hiruk-pikuk “mesin-mesin” kota yang menjadikan manusia-manusianya seperti mesin juga : kaku, robotik, dan “tidak lagi” bertegur sapa. Membangun UMJ tidak bisa dilakukan oleh orang-orang yang cara bekerjanya seperti benda mesin, tapi oleh orang-orang yang bekerja secara tulus, kata rektor.

Sementara itu, Prof. Dr. Din Syamsudin atau yang akrab dipanggil Pa Din, dalam taushiyahnya mengatakan ada tiga orientasi keberagamaan yang seyogyanya muncul pasca Ramadhan dan Idul Fitri; pertama orientasi keberagamaan yang dinamis. Orientasi keberagamaan ini mengajarkan bahwa seorang muslim hendaknya bersikap dinamis, dalam arti terlibat dalam proses perkembangan zaman yang sangat maju. Menarik ketika beliau merujukkan ide orientasi ini pada penyebutan bentuk-bentuk kata kerja sekarang dan akan datang   (fi’l mudhari) dalam al-Quran, seperti tattaqun (kalian bertakwa), ya’budun (mereka mengabdi), yunfiqun (mereka berderma), dll. Seorang muslim harus aktif mengambil peran-peran akitf dalam konteks kekinian dan yang akan datang. Berdasar prinsip dinamis inilah, Muhammadiyah memantapkan diri sebagai  sebuah organisasi gerakan. “Gerakan” meniscayakan kedinamisan.

Kedua, orientasi keberagamaan yang efektif. Orientasi ini berarti bahwa semua bentuk pengabdian kita kepada Allah (ibadah dalam arti luas) hendaknya tidak hanya terhenti kepada efek positif indiviudal di mana religiusitas seseorang menjadi tinggi, tetapi seharusnya berdampak pada kemaslahatan publik sebagai pengejawantahan (beliau kutip) hadis khair al-nas afa’uhum li al-nas, sebaik-baik orang adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Beliau juga berargumen bahwa prinsip li al-Lah (bagi Allah) terkandung makna di dalamnya li al-nas (bagi umat manusia). Pa Din juga mengutip bahwa prinsip ayat seperti terdapat pada surat al-Maun, mengajarkan bahwa Islam sangat melarang orientasi beragama yang hanya terhenti pada dimensi pribadi (al-Maun : shalat), tetapi mengabaikan dimensi sosial (al-Maun : mengayom anak yatim).

Ketiga, orientasi keberagamaan yang fungsional. Agak semakna dengan orientasi kedua, kata Pa Din, orientasi ini meniscayakan bahwa seorang muslim mampu menjalankan fungsi-fungsi peradaban dan kebudayaan. Sebagai agama yang bukan saja bersifat ajaran (doktrin), Islam sangat kaya dengan sejarahnya (peradaban); dan peradaban Islam –pada masa keemasannya abad ke tiga dan empat hijriyah dulu- mampu menjadi salah satu peradaban yang disegani dunia. Islam adalah agama dunia dan hendaknya menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia (rahmatan li al-alamin). Memperkokoh orientasi ketiga yang memang sangat penting ini, Pa Din kemudian mengutip ayat : Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan, agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu..(Q.S. 2: 143).

Taushiyah Pa Din memang sangat menggugah; sistematik, puitik, substantif, argumentatif, dan mencerahkan. Satu lagi gugahan beliau adalah ajakan kepada seluruh sivitas akademika UMJ agar bekerja keras membangun citra UMJ yang dulu bukan saja dibanggakan dalam lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) karena merupakan PTM tertua, tetapi juga dibanggakan secara nasional. Dengan menjalankan tiga orientasi keberagamaan ini, kata beliau, UMJ yang berkemajuan sangat niscaya diwujudkan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s