Inspirasi Profesor Syaiful

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Profesor Syaiful Bakhri, berulang tahun ke 54 pada Rabu 20 Juli 2016. Acara ulang tahun tersebut ditandai dengan peluncuran buku “Dari Ruang Publik ke Ruang Publik” yang merupakan kompilasi ringkasan disertasi 17 dosen Fakultas Hukum UMJ. Pa Syaiful, begitu kami akrab memanggilnya, sebelumnya adalah Dekan Fakultas Hukum UMJ. Acara berlangsung di ruang Rektorat dan dihadiri oleh Ketua Badan Pembina Harian UMJ, Drs. Husni Thoyyar,M,Ag, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dr. Ali Taher Parasong, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sejumlah keluarga terdekat beliau. Acara dipandu oleh dosen muda UMJ, Ibnu Sina Chandranegara.

Yang menarik adalah bahwa meski nama acara tersebut adalah peluncuran buku ‘Dari Ruang Publik ke Ruang Publik’, tapi perhelatan acara mengarah ke satu titik : Profesor Syaiful Bakhri ! Pasalnya adalah tingginya apresiasi semua yang dimintai komentar tentang beliau, meski ada sedikit kritik. Jika semua apresiasi tersebut disimpulkan, maka Profesor Syaiful di miladnya tersebut, memang (sedang) menginspirasi UMJ !

Yang menginspirasi adalah hal kepenulisan buku. Buku dari Ruang Publik ke Ruang Publik adalah buku ke 26 yang dihasilkan oleh Rektor UMJ ke 13 ini. Produktivitasnya menulis buku tidak dapat diragukan lagi, atau meminjam bahasa Pathorang Halim (mantan dekan FH), beliau sejak muda memang sudah produktif membuat tulisan.

Syaiful Bakhri yang meraih gelar guru besar 18 bulan sejak pengangkatannya menjadi rektor, di tengah padat kesibukannya menjadi orang nomor satu UMJ ini, memang produktif menulis buku (Dalam satu kesempatan kami berbicang dengan beliau, Pa Syaiful bercerita bahwa beliau menulis setiap hari sekurang-kurangnya dua lembar, dan jika karena kesibukan, dll., dua lembar tersebut tidak dihasilkan, besoknya dia akan menulis empat lembar untuk mengganti). Sejak menjadi rektor beberapa buku hasil besutannya adalah Rumah Sakit Muhammadiyah untuk Rakyat : Perjuangan Hak Konstitusional di Mahkamah Konstitusi, dan Nutrisi Keilmuan. Topik-topik buku guru besar hukum pidana UMJ ini memang di seputar ilmu hukum.

Memberikan respon terhadap banyak komentar terhadapnya, Syaiful Bakhri yang bercerita bahwa aktivitas menulisnya dilakukan sesudah menyelesaikan shalat malam, mengajak para dosen khususnya untuk banyak melakukan riset dengan salah satunya menulis buku, sebagai jalan untuk membawa UMJ melompat menjadi universites berkemajuan.

Terimakasih pa Syaiful.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s