Taushiyah Amien Rais

Dalam kesempatan mengikuti silaturrahim jelang Ramadhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jakarta, pada 25 Sya’ban 1438 , kami para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid se-Jakarta berkesempatan mendapat pencerahan dari buya Amien Rais, sesepuh Muhammadiyah dan sekaligus tokoh reformasi. Acara bertempat di aula Fakultas Teknik, Cempaka Putih. Pada awal paparannya, Amien, mengajak warga Muhammadiyah khususnya, untuk dalam bulan Ramadhan lebih mendekatkan diri dengan Alquran; salah satu caranya dengan lebih memperbanyak waktu untuk membaca Alquran dan menaregtkan (minimal) satu  juz setiap hari. Amien kemudian menceritakan pengalamannya saat selama satu tahun di Mesir (dalam rangka penelitan tentang organisasi politik Islam Ikhwanul Muslimin) dan bertemu dengan ulama kenamaan Mesir dan juga tokoh Ikhwanul Muslimin, Muhammad al-Bahiy. Amien bercerita, “Saat berkesempatan mewawancarai al-Bahiy, beliau berpesan kepada saya bahwa sebagai anak muda Islam, jangan pernah mengaku sebagai pejuang Islam, jika tidak mau membaca Alquran satu juz setiap hari”. Amien Rais mengatakan bahwa ia melaksanakan pesan al-Bahiy ini dan mengaku bahwa salah satu hikmahnya adalah membuatnya terjaga saat belajar di Amerika. “Alquran menjaga saya dari pergaulan yang tidak perlu”, tambahnya.

Agak ‘lebih’ serius dari pesan pertamanya di atas, Amien juga menekankan pentingnya Alquran dari sudut ideologis, di mana sesudah ia mempelajari berbagai macam ideologi dunia, seperti sosialisme, marxisme, liberalisme, dll., Amien berkesimpulan bahwa semua ideologi buatan manusia itu, tidak bernilai apa-apa dibanding Alquran. “ Jika anda membaca Alquran dan ideologi-ideologi dunia ini, ibarat anda sedang dari atas gunung melihat anak kecil yang asyik dengan mainan buatannya”, tegasnya. Inilah yang selanjutnya menambah keyakinan Amien terkait pentingnya menjadikan Alquran sebagai solusi atas semua problematika  umat Islam; dan karenanya ia menegaskan kembali pentingnya umat Islam umumnya, dan Muhammadiyah khususnya, untuk terus lebih mendekatkan dii kepada nilai-nilai Alquran.

Selanjutnya Amien menegaskan bahwa secara global dunia Islam memang sedang tercabik-cabik oleh kekuatan asing imperialis Barat; Suriah, Irak, Libya, Mesir, dll. Dia juga mengingatkan bahwa Indonesia juga tak luput dari ancaman kekuatan asing tersebut, termasuk juga kekuatan ekonomi China yang menyebabkan banyak aset bangsa yang terlepas begitu saja. ‘’Namun kita patut bersyukur kepada Allah, kemenangan peristiwa Pilkada DKI kemarin adalah bukti bahwa ‘tangan Tuhan’ nyata telah menolong kita  umat Islam”, tambahnya. Amien mengingatkan bahwa jika umat mengabaikan Alquran sebagaimana diwartakan Alquran sendiri (QS. 25: 30), tidak mustahil pertolongan Allah seperti ini tidak terjadi, sambil menguti hadis, “Jagalah Allah (baca : Alquran), niscaya Dia akan menjagamu”.

Di bagian akhir, Amin mengajak umat agar dalam dua tahun ke depan berdoa kepada Allah agar Indonesia ke depan mempunyai pemimpin nasional yang beriman, bertauhid kepada Allah, dan mencintai Alquran.

Wallahu a’lam..

Advertisements
This entry was posted in News and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s